Informazione

Sharing is everything and awesome

Smartfren Pastikan Jaringan CDMA Dimatikan Tahun Ini

Smartfren selalu berusaha memindahkan customer jaringan CDMA (3G) lamanya supaya selekasnya berpindah ke 4G LTE. Sekarang ini Smartfren masih tetap menjalankan jaringan CDMA di spektrum frekwensi 850 MHz. Terakhir, operator seluler anak usaha Group Cahaya Mas itu memberitahu gagasan untuk selekasnya tutup jaringan CDMA 850 MHz, menyusul CDMA di frekwensi 1. 900 MHz yang telah lebih dahulu dimatikan mulai sejak th. kemarin. Pihak Smartfren menyebutkan migrasi keseluruhan ke jaringan 4G LTE juga akan terwujud paling lambat pada akhir 2017. Jadi, akhir bln. ini juga akan selesai serta dimatikan keseluruhan.

Masalah sebaran CDMA, Merza menyebutkan jaringan 3G lawas dari Smartfren itu sesungguhnya tinggal tersisa di kota-kota besar di lokasi Pulau Jawa saja, sesaat jaringan Smartfren di lokasi beda telah diarahkan seutuhnya ke 4G LTE. Jumlah pelanggan Smartfren yang masih tetap bertahan menggunakan CDMA juga, masih tetap menurut Merza, sekarang ini cuma tersisa sedikit di banding keseluruhan pelanggan Smartfren yang menjangkau kisaran 12 juta. (Pelanggan CDMA) Tinggal beberapa ratus ribu kok, tuturnya singkat. Smartfren sesungguhnya dijadwalkan tutup service jaringan CDMA di frekwensi 850 MHz mulai sejak th. lantas, namun terlambat karena saat itu banyak pemakai yang tidak ingin move on dari CDMA.

f:id:funtech:20171101061306j:plain

Jaringan CDMA 850 MHz Smartfren butuh diatur ulang dengan ganti tempat, dari awal mulanya di Band B dipindahkan ke band A. Band B di frekwensi ini juga akan dihuni oleh Telkomsel untuk memaksimalkan service 4G. Smartfren juga butuh geser dari frekwensi 1. 900 MHz Hal itu diputuskan lewat ketentuan Menteri Komunikasi serta Informatika saat dijabat Tifatul Sembiring. Jadi gantinya, Smartfren memperoleh alokasi pita 30 MHz di frekwensi 2. 300 MHz yang saat ini digunakan untuk mengadakan service 4G LTE operator seluler itu.